Bukan sebuah pertanyaan
Jika selalu hadir di mimpi
Bukan pernyataan
Jika selalu mengingat
Tak perlu ditanya
Dan tak usah dijawab
Sudah jelas semuanya
Sudah pasti alasannya
Selalu merindu
Selalu sayang
Ada di hati
Melekat di jiwa
Bukan sebuah pertanyaan
Jika selalu hadir di mimpi
Bukan pernyataan
Jika selalu mengingat
Tak perlu ditanya
Dan tak usah dijawab
Sudah jelas semuanya
Sudah pasti alasannya
Selalu merindu
Selalu sayang
Ada di hati
Melekat di jiwa
Selalu hadir disetiap malam
Terbayang....
Senyum manis
Wajah cantik
Tak pernah terpikir
Nyata atau khayal
Hanya berharap
Selalu ada
Meski memang mimpi
Terima kasih
Jika memang nyata
Maka hadirkanlah
Lebih atau kurang
Sekejap atau selamanya
Terima kasih
Telah ada
Karena memang....
Selalu ada...
Dihati....
Dan pikiran....
Kau hadir kembali
Setelah sekian lama pergi
Saat yang kunanti
Kurindu setiap detik
Bahagia...
Senang....
Haru...
Namun bermakna
Kerinduan yang terobati
Penantian yang terhenti
Untuk sejenak....dan berakhir
Saat kusadari..
Kenyataan tetaplah kenyataan
Terpahit dari lubuk hati
Karena semuanya....
Hanya mimpi....
Namun,
Terima kasih...
Itulah bunga tidurku
Yang berarti....
Membelai indah rupamu
Menyentuh sejuk rasamu
Memeluk indah bentukmu
Nyatakah semuanya
Benarkah terjadi
Mimpikah aku
Waktu berlalu
Tanah mulai kering
Pepohonan semakin kering
Air tak lagi mengali
Kurindukan rintik hujan
Kurindukan suara gemuruh petir
Kurindukan suasana dingin
Yang membuat hidup terasa lengkap
Tanpa hujan
Tak ada air
Tanpa hujan
Tak ada warna
Warna hidup
Warna dunia
Warna pelangi
Dan warna keceriaan
Menusuk kedalam dada...
Merasuk kedalam jiwa...
Hingga pengaruhi alam bawah sadar....
Kamu begitu nyata..
Nyata saat kau masih disini
Masih disampingku
Menjadi ratu dalam hatiku
Namun kini...
Seakan kenyataan itu berubah jadi mimpi
Dalam sekejap hatiku hancur
Kau pergi menjauh...
Tak mengerti alasan
Setiap malam hanya berfikir
Tidakkah kau mengerti
Bahwa hanya kamu
Yang aku miliki
Jangan berhenti
Meski akan membuatmu bosan
Jangan bosan
Meski membuatmu emosi
Tetaplah bersamaku
Arungi luasnya kehidupan
Tetaplah setia
Jalani kerasnya hidup
Karena tak ada lagi
Karena tak akan ada lagi
Dan karena memang hanya kamu
Yang selalu kuinginka
Teruskanlah
Dan teruskanlah seperti ini
Jangan pernah berhenti
Teruskanlah....
Karena kelak.....hanya akulah yang akan bahagiakan kamu
Aku yang terdiam
Terhentak tak berdaya
Seakan melumpuhkan
Jiwa dan raga
Aku yang tak mengerti
Tak mengetahui kenyatan
Bagai mimpi buruk
Menjadi kenyataan
Pahit kurasa
Sakit menusuk
Perih menjerit
Hanya terdiam
Hanya merenungkan
Hanya menerima
Kenyatan hidup
Tanpa adanya tawar menawar
Waktu tak akan kembali
Berjalan kedepan
Tak pernah berpaling
Selamat tinggal masa lalu yang indah
Selamat datang kenyataan hidup
Yang selalu menyelimuti malam
Hindarkan dari kedinginan
Hapuskan kegelisahan
Datangkan kedamaian
Setiap malam berlalu
Setiap malam terselimuti
Yang akan selalu kurindu
Yang ada dalam hati
Cintamu menjadi pelindung
Sayangmu menjadi pengobat
Yang tak ada duanya
Yang tak akan tergantikan
Just for you
Angin yang membawa rasa ini
Dari hatimu, menuju sangkarnya
Dari hatiku, menuju pasangannya
Tanpa pernah berhenti, terus tersapu
Kau yang jauh disana
Masih dapat kutemukan
Aku yang menununggu disini
Hanya merindukan
Aku yang mencari
Kau yang berhenti
Aku yang menunggu
Kau yang merenung
Angin menggelebu
Menyapu pepohonan
Gugurkan dedaunan
Goyangkan air yang tenang
Langit mulai gelap
Bulan tertutup awan
Bintang tak menampakan sinar
Akankah turun hujan?
Gemuruh dilangit mulai muncul
Kilatan cahaya mewarnai
Semakin dingin malam
Semakin sepi jalanan
Akankah kau berikan?
Anugerahmu ya Tuhan...
Setelah sekian waktu
Kemarau yang datang....
Mengerti tentangmu
Mengetahui jalan pikiranmu
Apa yang harus ku tahu
Apa yang harus kuperbuat
Tak ada yang lebih baik
Tak ada yang lebih berarti
Selain melakukan apa yang kau minta
Serta memberi apa yang kau inginkan
Karena kusadari
Ku tak punya apa-apa
Dan slalu ku tahu
Ku hanya orang hina
Terbangun dari tidur yang lelapku
Menyadari betapa tak berartinya
Perjalan hidup yang kupilih
Hanya sebuah kesalahan
Semakin memburuk dan terpuruk
Kehidupan yang aku tak mengerti
Semakin berliku dan penuh bebatuan
Jalan kehidupan yang kutuju
Tak adakah yang lebih baik
Tak adakah yang lebih berarti
Untuk kudapatkan
Dan untuk ku raih
Menjadikan nyata akan mimpiku
Yang sampai saat ini masih menjadi angan
Yang ingin ku sempurnakan
HANYA BERSAMAMU
Sadar akan apa yang kuperbuat
Hanya kesulitan, dan siksa belaka
Tak pernah sedikpun ku beri
Hanya kamu selalu tersakiti
Sesungguhnya aku tak mengerti
Apa yang aku beri
Hanya menjadi beban
Hanya bisa membuat kesalahan
Kamu yang tahu akan salahku
Dan hanya kamu yang paling mengerti
Berilah satu kesempatan
Perbaiki hati dan pikiran
Karena kesempatan darimu
Adalah jalanku
Menuju kehidupan
Yang bermakna
Tak ada jalan yang tak berliku
Tak ada hidup tanpa rintangan
Tak ada manusia yang tak mampu
Tak ada sesuatu apapun yang tak hancur
Hanya sementara,,,
Bukan selamanya,,
Hanya sekejap mata,,,
Tidak sampai terpejamkan....
Waktu yang berlalu, bagai emas yang tergali
Masa yang terlewat, seperti berlian yang terbuang
Satu detik adalah emas
Satu kehidupan yang berarti hanya satu kesempatan
Selalu berada disampingmu
Adalah kebahagiaan
Memang itu yang kuingin
Dan memang itulah jalanku
Selalu kurindukan
Walau selalu disisi
Selalu ku inginkan
Walau tlah kumiliki
Karena itulah tujuanku
Karena itu impianku
Hanya untukmu
Hanya denganmu
Bukan tangisan yang terjadi
Tapi kehancuran yang datang
Jika kau pergi
Tinggalkan aku
Lihatlah betapa indahnya dirimu
Membuatku terpana, tak berkata
Begitu mempesona,
Tak ingin lepaskan pandangan
Setiap hari
Setiap menit, disetiap detik
Selalu kutunggu saat seperti ini
Ingin selalu kunikmati
Anugerah yang diberikan
Dari Sang Pencipta
Apakah tercipta untukku?
Atau hanya dapat ku rindu?
Ku rela menunggu
Dan dapat kutunggu selalu
Jika memang ada masa
Untuk dapatkan......
Kau yang terindah....
Kemilau cahaya nan terang
Memberi warna cerah dalam sisi gelap
Gelapnya hati yang hancur
Tak bersisa dan kosong
Cahaya yang kurindukan
Dimanakah dia
Tak pernah lagi kutemukan
Tak bisa lagi kudapat
Penantian tinggal cerita
Hanya mimpi belaka
Meski aku bertahan
Gelap tetaplah gelap
Kumenangis saat kau pergi,
Kumenjerit saat kau jauh,
Tak bisa ku pandang matamu,
Tak bisa kudengar suaramu...
Tak ada lagi yang tersisa saat ini,
Tak ada lagi kupunya,
Hanya kebencian,
Hanya emosi, dan kesendirian
Tak ada lagi hati yang kumiliki
Bulan benderang, menyinari malam...
Bintang terang menghiasi langit
memberi warna akan cahaya bulan...
Indah kupandang, namun tak dapat kugapai...
Seakan mengingatkan, kenangan kita...
Indah terasa, merasuk jiwa...
Namun sesak tak dapat kutahan...
Bila kuingat, masa sekarang...
Kau jauh, entah dimana...
Dihati kurasakan keindahan...
Namun jiwa serasa tertekan...
Entah bersama siapa, kau kini jalani hidup...
Entah bagaimana, caramu bertahan....
Namun kuyakini, dan kuingatkan...
Seluruh jiwa raga, tak pernah tergantikan,
Hanya mendamba, dan merindukan...
KAMU YANG SELALU KUSAYANG...
Bersamamu ku arungi lautan,
Denganmu ku daki pegunungan,
Tanpa mu, tak ada apapun,
Tanpa mu semua kosong...
Entah terbiasa, atau memang luar biasa...
Entah tergantung, atau memang ketergantungan...
Ku tak bisa hidup tanpa mu...
Dan tak ingin jalani tanpamu...
Karena kamu, aku ada...
Karena kamu, aku bisa,
Dan karena kamu, semua jadi nyata...